Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 November 2012

Akibat salah memilih bisnis

Bisnis akan bisa berhasil jika sesuai dengan passion dan karakter seseorang. Ada beberapa risiko jika jenis bisnis yang dipilih tidak sesuai dengan karakter utama Anda.
1. Perhatian dan kontribusi tidak maksimal karena kurang menikmati kurang dan antusias.
2. Hasil tidak maksimal walaupun sudah berusaha karena pendekatan yang digunakan tidak sesuai dengan karakter yang dimiliki dan diperlukan.
3. Stres bisa timbul jika pelaku bisnis merasa gagal atau frustrasi sehingga akhirnya bisnis tidak berlanjut.
4. Jika bisnis dilakukan tidak sendiri (bermitra dengan orang lain), maka dapat mengakibatkan kurang baiknya sinergi pengambilan keputusan.
5. Apabila Anda salah mengambil pendekatan dan keputusan, maka bisnis akan berjalan lambat, dan tidak sesuai target

Sumber :
 
Majalah Goodhousekeeping edisi Agustus 2012

Selasa, 09 Oktober 2012

Motivasi untuk sukses


Menjadi pengusaha sukses tentu tidak mudah, banyak yang harus dilakukan. Bukan hanya punya banyak uang untuk modal. Namun juga harus punya keberanian yang tinggi. Berani gagal, berani merantau, berani bilang iya, berani bilang tidak, berani menjadi yang pertama, berani megambil peluang dan tentunya berani rugi.

Mengubah mitos. Banyak mitos yang beredar bahwa menjadi wirausaha yang sukses hanya bisa apabila mempunyai bakat, mempunyai dasar keturunan yang sama, dan diwali dengan modal banyak. Itu tidak benar. Hal ini terjadi kurangnya pemahaman kita tentang kewirausahaan. Akal pikiran, karsa, semangat, kesempatan, waktu, pendidikan dan pengalaman merupakan benda abstrak yang dijadikan modal yang tak ternilai serta sangat menentukan keberhasilan dalam berbsinis dan hidup dimasyarakat.

Kemudian, Perubahan. Mengubah sesuatu yang telah menjadi kebiasaan tidaklah mudah serta membutuhkan kerja keras dan banyak pengorbanan, apalagi menyanngkut pola pikir dari seorang individu. Pandangan hidup, adat kebiasaan, persepsi, hingga perilaku, dipengaruhi oleh perjalanan yang sangat panjang , baik secara keturunan (hereditas) maupun lingkungan.

Namun, sudah menjadi kodrat manusia bahwa perubahan terjadi secara alamiah, ada yang revolusioner maupun evolusi.

Lima karakteristik yang umumnya dimiliki oleh pengusaha :
1. Pengusaha sangat semangat dalam melihat atau mencari peluang-peluang baru
2. Pengusaha mengejar peluang dengan disiplin yang ketat.
3. Pengusaha hanya menejar peluang yang sangat baik dan menghindari mengejar peluang lian yang belum jelas.
4. Pengusaha berfokus kepada pelaksanaan.
5. Pengusaha mengikutsertakan energi setiap orang yang berada dalam jangkauan mereka.

Bisa karena terbiasa harus dilakukan. Kita tahu perubahan itu tidak gampanbg. Banyak yang harus dilalui dan tentunya banyak yang dikorbankan. Cobalah untuk sabar dan yakin.

Motivasi berprestasi. Semakin seseorang meyakini bahwa dirinya dapat mengelola berbagai kekuatan dan kelemahan, maka semakin yakin ia bahwa dirinya dapat mewujudkan suatu prestasi. meyakini makna prestasi adalah meyakini bahwa diri telah mengenal cara - cara mengembangkan kekuatan -kekuatan yang ada.

Ciri-ciri pengusaha yang berhasil adalah ;
1. Berorientasi kepada tindakan dan memiliki motif yang tinggi dalam mengambil resiko untuk menejar tujuan.
2. Dapat mendayagunakan kekuatan-kekuatan yang dimiliki dan mengurangi kelemahan-kelemahan yang ada.
3. Mempunyai pereilaku yang agresif dalam mengejare tujuan dan berorientasi pada tujuan dan hasil.
4. Mau belajar dari pengalaman dalam menjalankan perusahaan dari waktu ke waktu.
5. Memupuk dan mengembangkan pribadi tunggal secara terus menerus.

Motivasi secra alami selalu datang dari diri sendiri. Percuma apabila orang lainmemotivasi kita sekuat tenaga tapi ternyata kita tidak bisa memotivasi diri sendiri. Coba untuk jujur pada diri sendiri. Jadilah manusia yang berprestasi untuk mencapai keberhasilan.

Manfaatkan kekuatan  bawah sadar. George W. Ladd, seorang ahli ekonomi dari Iowa State University yang menulis buku berjudul Artistic Research Tool For scientific Minds, mengemukakan suatu pemikiran yang menarik melalui proses mental bawah sadar berupa imajinasi dan intuisi yang membantu kemajuan usaha.

Proses mental bawah saadar dapat membantu kita melaksanakan kegiatan sehari - hari.
Beberapa faktor atau kondisi yang mendorong  semakin produktifnya pikiran bawah sadar, yaitu :
1.    Sikap ragu-ragu.
2.    Sikap berani.
3.    Bermacam-macam pengalaman, memori dan ketertarikan.
4.    Persiapan yang sempurna dan sungguh-sungguh.
5.    Menyerah sementara.
6.    Istirahat atau Santai.
7.    Menulis.
8.    Bertukar pikiran.
9.    Bebas dari kebingungan atau kekacauan.
10.  Batas waktu.
11.  Tensi.

Motivasi menjadi hal penting untuk mencapai tujuan kita. Tanpa motivasi, impian untuk menjadi penusaha sukses hanya impian. Jadikan mindset sukses dipikiran  kita. Jadi apabila kita gagal, kita bisa bangkit lagi. Karena kita mempunyai motivasi yang setia dipikiran kita J (JWP)

referensi :
Suharyadi,dkk. Kewirausahaan membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda.2008.Jakarta : Salemba Empat

Tips dan Trik Usaha di Bidang Kuliner

http://goorme.com

1.            Konsep Restaurant
Konsep disini dimaksudkan adalah konsep makanan yang dijual, target customer, interior maupun exterior. Pelajari terlebih dahulu konsep makanan apa yang sedang ‘trend’ saat ini. Beberapa investor yang memiliki modal kuat tetapi tidak ingn mengambil resiko biasa cenderung lebih memilih ‘Membeli’ konsep yang sudah jadi/membeli franchise suatu restaurant. Pertimbangannya adalah membeli merk dagang yang sudah memiliki nama. Ada pula investor yang lebih memilih untuk untuk create brand sendiri dengan biaya yang relatif lebih murah karena tidak harus membeli franchise fee.

2.            Lokasi
Pilih lokasi yang bagus dan ramai dan di lalui angkutan umum dan memiliki lahan parkir yang cukup. Hindari memilih lokasi di jalan satu arah, karena biasanya orang/tamu yang sudah kelewatan pada saat mencari alamat restaurant anda, akan malas untuk berputar kembali. Bila anda memilih lokasi dekat sekolah atau kampus, maka konsep yang cocok adalah tempat tongkrongan yang nyaman dengan fasilitas wifi dengan harga makanan murah. Bila lokasi restaurant anda dekat perkantoran, maka jual makanan yang cepat dalam penyajian dengan harga terjangkau. Hindari lokasi di rambu-rambu yang dilarang untuk parkir seperti letter S / P. Pelajari juga lokasi sekitar apakah ada konsep sejenis atau tidak. Kemudian diputuskan apakah tetap akan buka dengan konsep tersebut dan bersaing dengan competitor atau diputuskan untuk pindah mencari lokasi lain.

3.            Segment Market yang jelas
Penentuan pasar yang jelas. Apakah executive muda, anak kuliahan, orang kantoran, dll. Semua harus jelas karena semua berhubungan dengan harga makanan yang dijual, jenis makanan, lokasi, dll. Anda tidak mungkin membuat sebuah restaurant untuk kalangan executive muda di pinggiran kota. Atau anda mencoba menjual makanan dengan harga mahal sementara lokasi restaurant anda di sekitar sekolah atau tempat kuliah.

4.            Marketing
Hal terpenting dalam suatu bisnis adalah pemasaran. Bilamana dirasa perlu dan anda memiliki budget, rekrut orang yang berpengalaman di bidang marketing restaurant. Bila menurut anda tidak perlu, maka anda sendiri yang harus menjalankan pemasaranya. Buat Marketing Strategic serta Marketing Budgetnya untuk beberapa bulan atau bahkan satu tahun ke depan. Pasarkan melalui flyier/brosur maupun melalui on line di jejaring social seperti Facebook, Twitter, dll. Jalin kerja sama dengan website penjual discount voucher seperti Living Social, Disdus, Sodexo, dll serta dengan Bank penerbit Kartu Kredit untuk memberikan discount. Buat juga internal promo, seperti Happy Hour, Special menu, dll. Bekerja sama dengan radio atau media cetak dengan cara barter promo juga merupakan opsi bagus untuk mengiklankan usaha anda.

5.            Management
Buat SOP (Standard Operations Procedure) dan implementasikan di operasional restaurant sehari-hari. Salah satu hal terpenting dalam operasional restaurant adalah menekan biaya & beban ( Cost & Expenses ). Inventory, Minimum Par Stock, FIFO (First In First Out) serta effisiensi sangat perlu diperhatikan untuk menekan resiko kehilangan atau kerusakan bahan makanan yang berujung pada membengkaknya Cost. Dibutuhkan SDM yang berpengalaman, jujur serta teliti dalam menjalankan program-program kerja tersebut.

6.            Product and Services
Kualitas produk yang dijual serta pelayanan yang diberikan juga sangat menentukan. Produk serta pelayanan harus selalu sesuai dengan standard yang dibuat di SOP. Untuk masalah produk dan pelayanan tentunya berhubungan dengan staff/karyawan. Dalam perekrutan karyawan, ada baiknya mengkombinasikan karyawan yang berpengalaman dengan yang ‘fresh graduate’. Program training/pelatihan karyawan secara rutin dapat semakin mengasah skill karyawan. Buat evaluation program untuk karyawan agar selalu bisa memantau kemajuan masing-masing karyawan.

7. Beli Franchise
Membeli franchise biarpun dengan harga mahal merupakan satu tak tik dagang yang baik dan relatif aman. Karena biasanya merk dagangnya sdh dikenal publik dengan baik. Sebelum memutuskan membeli franchise ada baiknya pelajari dulu franchise yang akan kita beli, apakah konsep franchise yang akan kita beli masih diminati publik/customer. kemudian pelajari juga secara baik-baik kontrak yang ditawarkan. Biasanya selain harus membayar Franchise Fee yang cukup 'wah'.. Kita juga diharuskan menyetor 'Royalty Fee' yang persentasenya beragam, dari 2% - 5% dari total omset sebulan. Setahu TS, untuk membeli franchise lokal saja, seperti Es T****R 77, RM S****hana, Ayam Bakar M**M*no, dll. Investor harus menyiapkan dana lebih dari 250jt rupiah (hanya untuk bayar franchise feenya saja), belum total investasi. Belum lagi Franchise luar seperti McD***ld, K*F, dll, itu kita sudah harus bicara Investasi Milyaran Rupiah..

8. Partnership
Nah.. ini juga paling penting. Usaha restaurant yang ane jalanin pernah ane tutup/ane jual sahamnya gara-gara salah pilih partner. kalo agan punya modal yang lebih dari cukup, ada baiknya agan berbisnis sendiri. Tapi kalo agan terpaksa mengajak investor lain, maka pelajari dan kenalilah partner agan dengan baik dan lebih dalam. Yang terpenting dalam memilih partner adalah yang Jujur dan Mau turun langsung kerja dengan agan (bukan partner yang cuma ongkang2 kaki gan)...

9. Consultant
Untuk investor yang memiliki budget lebih, tidak ingin repot serta ingin project restaurantnya berjalan dengan baik sesuai dengan keinginannya, mereka lebih memilih consultant yang berpengalaman untuk set up project restaurantnya.

Sumber :
www.kaskus.com (JOESTEAK)

Peranan Media Sosial Bagi Usaha

http://www.youneedwebtraffic.com


Kita tahu bahwa social media saat ini sangat nge-trend sekali bahkan banyak sekali pebisnis online yang berjualan menggunakan social media.

Dengan bantuan social media, kita dapat dengan mudah untuk mengembangkan bisnis MLM baik untuk mencari prospek ataupun mitra bisnis anda. Selain itu jika anda ingin meeting dengan downline anda juga tidak harus cape – cape keluar rumah. Anda dapat webinar dengan skype atau group chatting.

Social media sangat membantu sekali dalam mempromosikan bisnis kita,coba anda pikirkan dulu ketika anda menjalankan bisnis MLM tradisional yang mana anda harus ketemu orang untuk menjelaskan bisnis anda dan itupun belum tentu anda menemukan prospek.  Bagaimana dengan sekarang?

Jaman sudah berubah, sekarang sudah jaman digital atau bisa disebut juga era social media.. manfaatkan sebaik – baiknya teknologi saat ini, jangan masih berpikiran seperti orang jaman dulu.

Kita dapat dengan mudah menemukan banyak sekali prospek yang tidak dikenal hanya dengan menggunakan social media. Bayangkan jika anda harus melakukan ini secara offline, anda harus bertemu satu per satu, sampai kapan anda bisa menjelaskan bisnis anda kepada orang lain.

Mindset itu juga lah yang membuat banyak sekali orang yang anti MLM mulai beralih untuk mengembangkan bisnis MLM. Mengapa? karena jaman sekarang sudah berbeda dengan jaman dulu, semua sudah bisa dapat kita kerjakan dengan mudah dengan adanya social media dan internet.

Dulu anda pemalu, tidak  suka berbicara, sama seperti saya dan itu lah juga mungkin hambatan anda sehingga tidak suka dengan bisnis MLM padahal mungkin anda tahu banyak milyarder muncul dari bisnis MLM. Mulai sekarang, buang pikiran anda jauh2 mengenai masalah seperti itu, sekarang jaman sudah berubah bahkan sistem juga sudah berubah.

Bagaimana caranya jika anda seorang yang anti MLM, pendiam, tidak bisa berbicara, ataupun alasan lainnya tapi ingin menjalankan bisnis MLM ? saya akan sharing cara menggunakan social media untuk menemukan prospek atau partner bisnis yang bisa bekerja sama.

Twitter

Twitter mungkin saat ini belum terlalu populer di Indonesia, hanya terbatas pada kalangan tertentu saja. Namun tidak menutup kemungkinan social media ini bisa menjadi senjata di kemudian hari. Mulai lah membuat account di twitter lalu postingkan semua hal mengenai diri anda seperti hobi anda, bidang anda, pekerjaan anda ataupun bisnis anda.

Lakukanlah seperti sharing ilmu atau informasi, jangan terlalu menjual. Ceritakan aktifitas anda sehari – hari, mungkin tentang penghasilan anda hari ini dari bisnis anda atau apapun yang sifatnya soft selling. Jangan menawarkan sesuatu tapi buatlah orang yang bertanya kepada anda.

Facebook

Ini dia social media yang paling powerfull untuk menjaring prospek. Anda tahu kalau facebook sudah seperti negara sendiri yang penggunanya peringkat ke 3 Dunia.

Cara menggunakan facebook untuk mempromosikan bisnis MLM bisa dilakukan dengan 3 cara :

Buat profile FB anda lalu mulai untuk add teman
Carilah group fb yang sebidang dengan bisnis anda kemudian join
Buatlah fan pages tentang bisnis anda lalu promosikan
Linkedln

Social media ini belum terlalu berkembang di Indonesia namun tetap dapat anda gunakan untuk pasar luar negeri. Makanya pastikan dulu anda memilih bisnis yang sifatnya GLOBAL, jangan hanya lokal karena pasarnya menjadi lebih sedikit.

Linkedln biasa tempat berkumpul para profesional seperti freelancer, pengusaha, networker dan leader. Jika anda ingin mencari pebisnis handal, ini mungkin tempat yang tepat.

Masih banyak ide – ide yang dapat kita lakukan untuk mencari prospek, namun pastikan anda utamakan dulu cara yang sudah keliatan powerfull seperti menggunakan social media yang sudah saya sebutkan diatas.

Masih banyak social media lainnya yang juga dapat anda gunakan. Selalu lakukan tes dan ukur untuk mendapatkan metode yang benar – benar luar biasa.

Mental Bisnis Orang Cina


Sebagian di antara pemerhati ekonomi dunia hingga kini pasti masih takjub. Mengapa China, yang pada 1978 demikian miskin, pendapatan per kapita di bawah 100 dollar AS per tahun, kini ibarat terbang, menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor dua di dunia setelah Amerika Serikat? Jepang, Jerman, Inggris, Perancis, Kanada, Italia, dan Australia otomatis tergeser ke belakang.

Bahkan, Amerika Serikat kini berdebar-debar sebab dalam waktu beberapa tahun mendatang peluang China menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor satu di dunia sangat terbuka. Itu berarti, Amerika Serikat akan berdiri agak ke pinggir karena ia bukan lagi negara adidaya ekonomi.

Selama lebih dari 30 tahun China melakukan apa yang disebut revolusi produksi. China melipatgandakan semua industri, perkebunan, pertanian, dan kerajinan. Produk China merajalela di mana-mana. Sudah produknya berkualitas, harganya pun lebih murah. Siapa bisa lawan?

Lalu, produknya, yang serba massal itu, benar-benar mencengangkan. Pakaian, komputer, sampai korek api bisa diproduksi dalam jumlah jutaan per bulan. Namun, sudahlah, ini ”masih biasa”. Yang hebat, produk pertanian ikut melonjak tinggi, benar-benar luar biasa. 

Jika iklim bersahabat, hasil pertanian (beras) China berlimpah, lalu sebagian diekspor. Dunia tercengang sebab penduduk China sebanyak 1,4 miliar adalah pemakan nasi. Bisa dibayangkan betapa tinggi produktivitas sawahnya kalau masih bisa ekspor. Indonesia, yang jumlah penduduknya ”hanya” 241 juta jiwa, tanah subur, dan sawah di mana-mana, mengimpor beras jutaan ton per tahun.

Sukses China mengilhami Vietnam yang praktis baru bisa membangun dengan lancar tahun 1990. Meski sudah menang perang tahun 1975, Vietnam dalam kondisi tercabik-cabik. Perlu waktu untuk konsolidasi kekuatan. Vietnam, seperti China, memberlakukan satu negara dua sistem. Sistem ekonomi pasar diterapkan di seluruh negeri. Memang Vietnam tidak bisa seperti China, tetapi negara seluas 331.089 kilometer persegi (hampir seluas Jerman) itu mampu meraih kinerja memukau.

Apa yang membuat Vietnam maju? Pemerintah negara itu paham benar bahwa bangsa Vietnam adalah bangsa yang terbiasa bekerja keras, pantang menyerah. Elan rakyat Vietnam menjadi bangsa yang dipandang orang menyala-nyala. Di sisi lain, nah ini yang seru, rakyat Vietnam memiliki kultur berbisnis yang cerdas dan tangguh. Kultur itu tertanam jauh sebelum Perancis datang dan menjajah bangsa itu.

Di kota Hanoi, misalnya, spirit entrepreneur berkobar sangat indah. Hampir semua rumah penduduk di dalam kota membuka toko. Hukum ekonomi berjalan tegak, siapa bermodal kuat boleh punya usaha besar, toko yang lebar. Namun, yang pas-pasan, sampai kelas menengah, bersabar di toko yang lebarnya satu sampai tiga meter. Panjang toko kerap hanya satu meter, tetapi ada juga yang panjangnya dua sampai lima meter.

Menarik memperhatikan langgam orang Vietnam berbisnis. Meski kerap hanya ”jualan” beberapa botol minuman, beberapa bungkus rokok dan roti, pemilik toko rela duduk mencakung dari pagi hingga malam hari. Ketekunan mereka di antaranya tampak dari sini. Sebagian lagi membuka ”open air café ” dengan menjual minuman ringan, berikut bangku-bangku plastik, yang biasa dipakai anak-anak kelas satu sekolah dasar. Harga minuman (teh, kopi) dari Rp 2.000 sampai Rp 3.000 per gelas. Dari sini bisa diketahui omzet pemilik ”café”. 

Namun, dari segi nominal memang kecil. Namun, inilah cara pemerintah Vietnam membangkitkan elan entrepreneur rakyat. Pada saatnya, pedagang gurem itu akan menjadi pedagang besar.

Indonesia sudah melangkah jauh di depan Vietnam, tetapi bukan berarti mengabaikan kekuatan Vietnam. Sepuluh tahun lagi, bangsa unggul itu akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi mengagumkan. Mereka memiliki keterampilan, kecerdasan, dan sumber daya alam memadai. 

Referensi :

Inspirasi : Mana bisnis yang terbaik ?


Seorang usahawan muda di Jakarta punya 10 juta dollar AS atau setara dengan Rp 94 miliar. Ia bingung untuk investasi. Kalau dideposito dan sebutlah ia dapat bunga 4 persen, setahun uangnya bertambah Rp 3,769 miliar atau Rp 313 juta per bulan. Cukup enak. Namun, bukan wataknya menyimpan uang di bank. Ia lebih suka bertarung di lapangan.

Kepada ayahnya yang seorang usahawan komponen otomotif, anak muda itu minta saran. Ayahnya berkata, ”Mantapkan hatimu. Masuklah ke bisnis yang engkau sukai dan benar-benar kuasai. Jangan terombang-ambing. Jangan silau kemajuan usahawan lain. Putuskan, dan lupakan!”

Anak muda ini terkesiap oleh ucapan ayahnya. Ia lalu menimbang lagi. Kalau membangun hotel bintang dua, ia bisa mendapatkan dua hotel dengan masing-masing di atas 100 kamar. Jika hotel selalu ”hampir penuh” dan dikelola baik, ia bisa berharap modal kembali kurang dari empat tahun. Ia tinggal menghitung laba.

Kalau membuka kafe waralaba asing, ia bisa memperoleh setidaknya 30 kafe kelas satu. Ia masukkan ke mal dan bayar sewa. Kalau berjalan mulus, investasi bisa balik dalam tiga tahun. Jika gagal?

Terombang-ambing, ia teringat nasihat ayahnya. Masuk ke bisnis yang ia kuasai benar. Dan bisnis itu adalah perminyakan. Selama delapan tahun terakhir, ia bekerja di sebuah perusahaan minyak bumi. Maka, ia tetapkan hati masuk ke minyak.

Berdasarkan izin legal yang ia peroleh, ia gunakan uangnya untuk ”mencari sumur minyak” di Pulau Sumatera. Menurut hitungan sederhana, kalau beruntung, pencarian pertama saja sudah bisa menemukan sumur minyak. Pada eksplorasi pertama, tidak ditemukan apa-apa. Ia tidak terpukul. Pada eksplorasi kedelapan, ditemukan sumur minyak, tetapi tidak layak. Ongkos eksplorasi malah lebih tinggi dibandingkan dengan perolehan minyak. Di sini ia berdebar. Terus atau tidak? Uangnya hanya cukup untuk dua kali lagi pencarian minyak lagi. Kalau hasilnya nihil?

Pada titik amat kritis ini, ia teringat kembali nasihat ayahnya. Putuskan dan lupakan. Ia putuskan terus mencari. Lupakan, agar ia tidak menyesal kalau seluruh hasilnya buruk. Pada pencarian kesembilan, kembali timnya gagal.

Pada kesempatan terakhir, usahawan ini bisa tersenyum. Timnya menemukan sumur minyak. Tidak besar, ”hanya” 10.500 barrel per hari. Ia sujud syukur. Kini ia bisa membangun perusahaan ritel, beberapa kafe, restoran yang laris, dan membeli saham sebuah bank swasta nasional.

Dari kutipan di atas kesimpulan yang bisa saya ambil ialah mantapkan hati kita untuk memilih mana yang terbaik untuk kita. Tentu pilihlah yang kita kuasai, yang kita bisa mengembannya dengan baik serta sesuai dengan modal kita. Putuskan secara benar-benar dengan segala kemampuan dan modal yang kita punya. Gagal ? pasti dalam berusaha tak ada yang sekejap mata dapat berhasil. Semua butuh proses. Proses yang jatuh dan bangun. Namun, semua dapat kita raih apabila kita terus maju, melupakan yang buruk dan gagal. Serta meraih kesempatan yang membawa kesuksesan. (JWP)

Referensi :

Jumat, 28 September 2012

Kisah Sukses : Remaja sukses dengan super selainya



Selama ini usaha yang bergerak di bidang makanan dan minuman memang tidak pernah habis masa kejayaannya. Rata-rata hanya berbahan dasar sederhana namun di kombinasi maupun di daur ulang sedemikian rupa hingga menghasilkan makanan yang enak, unik, dan membuat kita ketagihan.


Begitu banyak ide untuk membuat makanan dan minuman unik yang sebelumnya belum ada atau tak terpikirkan. Dan kebanyakan memang berhasil menarik minat banyak konsumen karena mempunyai daya tarik tersendiri. Kita bisa memulianya di usia muda ataupun tua, asal sungguh-sungguh dan punya konsep yang tepat dan guna. Ciri khas juga salah satu hal penting yang tidak boleh diabaikan.